WartaTV Jember : Sosio Drama Mewarnai Upacara 17 Agustus Di Jember - Warta Jember

Breaking

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Thursday, August 17, 2017

WartaTV Jember : Sosio Drama Mewarnai Upacara 17 Agustus Di Jember

Hasil gambar untuk peringatan hut ri ke 72 jember

JEMBER, Wartajember.co.id -   Upacara pengibaran bendera dalam rangka peringatan HUT Kemerdekaan RI ke -72 yang dipimpin Bupati Jember dr Hj Faida, MMR,  di Alun alun Jember, Kamis (17/8/2017), tahun ini nuansanya berbeda dibanding tahun lalu karena diawali oleh pagelaran sosio drama yang diperankan oleh 170 orang dari berbagai elemen.
           
Begitu seluruh pasukan memasuki lapangan upacara, Kapten Rohmanu, Danramil Gumukmas, langsung mengatur barisan yang berasal dari seluruh elemen masyarakat di Jember, mulai dari siswa hingga TNI/Polri.
Laiknya di istana negara, yang sebelum upacara menampilkan talent Jember Fashion Carnaval (JFC) sebagai kekayaan bangsa, di Alun alun Jember digelar sosio drama bertemakan patriotism kepahlawanan Letkol Moch Sroedji.

Ada waktu sekitar 25 menit, sosio drama dimulai dengan penggarapan pagelaran oleh Dewan Kesenian Jember (DKJ). Para pemain dan pendukung pagelaran adalah melibatkan jajaran TNI Kodim 0824 Jember, siswa siswi satya cendika, paguyuban jaranan cemeti amarasuli, paguyuban goes Jember berjumlah 170 orang.
Sutradara pegelaran ini adalah Iwan Kusuma, dengan narrator Eko Suwargono, dari DKJ. Dalam penampilan sosio drama ini, benar – benar memberi kesan heroic dan menggugah nasionalisme masyarakat serta elemen masyarakat. Betapa tidak sajian penampilan apik dengan komando dari Mayor Hadi, Pasiter dari Kodim 0824 Jember ini memukau para pejabat dan peserta upacara.

Sengaja tema yang diambil adalah kisah heroik perjuangan Letkol Moch Sroedji, mempertahankan kemerdekaan RI yang gugur di medan perang. Anggota pasukan resimen Jenderal Soedirman, ini memimpin  perlawanan di Jawa Timur bagian timur. Dalam peperangan di Mumbulsari,  Letkol Moch Sroedji, tertembak dan diseret hingga Alun – alun Jember.
Melihat Sroedji tertembak dan dilempar di got  maka dr  Soebandi, langsung mengevakuasi tubuh Sroedji dari selokan dan membobongnya untuk segera mendapat pengobatan.  Hanya saja Letkol Moch Sroedji, telah gugur.

Kisah heroik Letkol Sroedji itulah yang menarik dijadikan tema sosio drama oleh para seniman DKJ  guna menggugah semangat nasionalisme kecintaan terhadap tanah air terutama membangun Kabupaten Jember secara bersama – sama.
Aplaus meriah menggema di seantero Alun alun peserta upacara yang merupakan para anggota masyarakat, elemen masyarakat, tokoh, aparatur pemerintah, aparatur negara, penegak hukum mulai dari Kepala Desa, Lurah, Camat, Kepala OPD, hingga para anggota DPRD, ormas dan OKP se Jember.
Diakui atau tidak, di era kepemimpinan Bupati Jember dr Hj Faida, di bulan Agustus  2017 ini, ada sejarah tercatat dan berkah bagi masyarakat Jember karena selain baru saja dikunjungi Presiden RI Joko Widodo, dengan menetapkan Jember sebagai Kota Karnaval Indonesia,  JFC pada upacara di istana diberi kesempatan  tampil sebelum upacara dimulai menampilkan the best nasional costume JFC yang telah jadi juara di ajang dunia.

Tahun 2017 ini pula, Bandara Notohadinegoro masuk dalam APBN 2018 untuk mendapat realisasi pengembangan fisik menjadi Bandara Sub Embarkasi Haji dan Umroh, dan tuntas pada 2019.
Bahkan, usai upacara Presiden RI Joko Widodo, mendorong program dr Hj Faida, tentang warung kopi berjaringan dan pelatihan ribuan barista (penyaji kopi, red) untuk diapresiasi dan dijadikan referensi Istana untuk dikembangkan. Kopi produksi nusantara akan digencarkan Presiden Jokowi, sebagai sumber kekuatan ekonomi Indonesia.

Usai sosio drama ditampilkan, upacara dimulai dengan laporan dari Komandan Upacara kepada Inspektur Upacara, Bupati Jember dr Hj Faida, MMR. Sesuai urutan upacara bendera peringatan HUT RI, tidak membacakan naskah teks pidato kenegaraan dari Presiden. Tetapi diganti dengan pembacaan doa yang seragam. Hadir dalam upacara itu, Wakil Bupati Drs KH Muqit Arief, Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo, Dan Secaba, Dan Brigif, Danyon Armed 8 /509 , dan para pimpinan DPRD Jember.( Reporter : Lumlawata/HMS/AB )

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here