JEMBER, Anggota TNI, Pratu Adi Saputra Warga Desa Padomasan Kecamatan Jombang yang bertugas di Korem 044 Garuda Dipo Palembang menjadi korban pembacokan orang tak di kenal pada hari selasa 4 agustus 2020 sekira pukul 03.00 dini hari.
Menurut Adi saat di temui wartawan Warta TV , kamis 6 Agustus 2020, sebelum nasib naas menimpahnya;
saat itu dirinya mengeluhkan sakit dan sudah tidak tertahankan lagi. Sekitar pukul 02.30 dini hari, Adi meminta kepada istrinya Ernawati (25) yang baru sehari dinikahinya untuk mengantarkan berobat ke klinik langgananya di wilayah Kencong.
"Saya dari rumah 02.30 mau berobat ke daerah Kencong, sampai pertengahan jalan sekitar pukul 03.00 pagi, saya di pepet dan di kalungi clurit oleh begal, mau ngambil sepeda dan tas, tapi saya terus melawan dan mengencangkan laju sepeda motor," ujar Adi.
Lanjut Adi, tak sampai di situ, saya diikuti hingga jauh tapi masih terus dikejar. Begalnya memainkan cluritnya hingga kena di bagian pinggang, mereka juga nendang hingga akhirnya saya terjatuh.
Beruntung saat kejadian berlangsung Adi berteriak minta tolong hingga di dengar oleh warga setempat,
Kawanan begal yang di ketahui berjumlah 2 orang, langsung kabur ke arah Timur ketika di ketahui oleh warga. dan tidak jadi mengambil barang incarannya.
kemungkinan dia takut dikeroyok oleh warga. banyak warga keluar nolong saya, dan pihak Koramil langsung datang setelah itu baru datang Kepolisian,”tutur Adi.
Atas kejadian itu Adi bersama istrinya Ernawati, kini masih dirawat di klinik daerah Kencong, karena mengalami luka yang cukup serius karena sabetan sebila celurit di bagian pinggang, Sementara istrinya, luka cukup parah di bagian pelipis mata akibat terjatuh. ( Sofyan )
No comments:
Post a Comment