Kejurnas Terbang Layang Bupati Cup Akan Digelar Rutin Di Jember - Warta Jember

Breaking

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Thursday, November 1, 2018

Kejurnas Terbang Layang Bupati Cup Akan Digelar Rutin Di Jember



Jember, Wartajember.co.id – Nur Rohman, atlet terbang layang asal Solo, Jawa Tengah, yang menjadi juara umum pada Kejunas Terbang Layang Danlanud Abdulrachman Saleh-Bupati Jember Cup 2018 yang diselenggarakan di Bandara Notohadinegoro Jember merasa puas dan terkesan dengan kejuaraan yang digelar di Jember.
Menurut pria yang datang bersama dengan 10 rekan atlet asal Jawa Tengah itu, masyarakat dan Pemkab Jember sangat open dengan atlet. Jadi, para peserta semakin bersemangat  dalam berlomba. Apalagi olahraga terbang layang selama ini seperti olahraga yang tertidur karena tempat latihan yang sulit didapat.
“Kejurnas di Jember ini memberikan harapan kepada kami para atlet terbang layang untuk meningkatkan kemampuan kami dalam olahraga ini. Selama ini kami kesulitan mencari tempat untuk latihan. Dan di Jember ini bisa untuk persiapan atlet terbang layang menghadapi PON tahun 2020 nanti. Apalagi kami sangat terkesan selama di sini. Pemkab dan masyarakat sangat open kepada kami,” ujar Nur Rohman.
Dia menambahkan, strategisnya Jember dijadikan tempat kejurnas terbang layang, selain adanya landasan, traffic lalu lintas udaranya juga tidak terlalu padat. Berbeda dengan di Solo maupun di Jogja, sehingga dirinya kesulitan untuk bisa berlatih.
“Di sini sangat strategis untuk berlatih, karena traffic udaranya tidak terlalu padat. Saya saja sebelum kejurnas ini kemarin berlatihnya di sini, bukan di Solo. Memang ada landasan yang bisa dibuat latihan di Jogja, tapi itu tidak maksimal, dan baru bisa maksimal latihan ya di sini,” tambah Nur Rohman.
Sementara Danlanud Abdulrachman Saleh Malang Marsma TNI Andi Wijaya SSos menilai keberadaan Bandara Notohadinegoro di Jember ini bisa menjadi alternatif untuk mencari bibit-bibit atlit terbang layang. Selain sarana yang memadai, hal ini juga bisa meningkatkan kemampuan atlet terbang layang yang sudah ada saat ini dengan menambah porsi latihan.
“Kalau dulu sebelum Bandara Malang menjadi bandara komersial, atlet terbang layang bisa latihan rutin setiap Sabtu dan Minggu. Namun karena saat ini sudah menjadi komersial, para atlet jadi jarang latihan. Dan adanya bandara di Jember ini bisa menjawab kebutuhan atlet terbang layang,” pungkas Marsma TNI. Andi Wijaya. ( Nugroho/AB )

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here