
Jember, Wartajember.co.id – Kepolisian Sektor Sukorambi mendorong
terwujudnya masyarakat desa yang tangguh dalam menghadapi siaga bencana yang
lebih terarah, terencana, terpadu dan terkoordinasi. Desa Klungkung ditetapkan
menjadi daerah rawan bencana sehingga diberi perhatian khusus
Penetapan itu ditandai dengan pembentukan tim relawan
bencana oleh Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Sukorambi, dan perwakilan
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, Selasa (21/3/2017) siang.
” Pembentukan tim desa tangguh bencana ini sangat penting
bagi warga Desa Klungkung, karena merupakan desa paling rawan bencana (di
wilayah Sukorambi), Ujar Kapolsek Sukorambi, AKP Ribut Budiono.
” Kita perlu mengetahui mengenai tahapan-tahapan dalam
penanggulangan bencana baik prabencana, saat bencana maupun pasca bencana,
untuk itu penanganan bencana senantiasa tetap mengedepankan saling komunikasi
atau koordinasi berbagai Pihak. Demikian pula dengan langkah pencegahan dan
kepedulian kelestarian lingkungan juga perlu dilaksanakan secara sinergi ”
katanya menambahkan
Menurutnya, semua pengurus Destana berasal dari warga Desa
Klungkung yang yang diketuai oleh Abduh. Sementara sekretaris dijabat Samsul
Arifin, dengan Bendahara Su Tosin. Struktur kepengurusan Destana juga dibantu
oleh perangkat desa setempat, serta tokoh masyarakat dan pemuda Desa Klungkung,
yang terlatih menangani kebencanaan.
“Dengan terbentuknya tim ini semoga Desa Klungkung menjadi
desa yang selalu siap dalam bencana dan juga siap untuk menjadi promotor
penggerak keselamatan bencana,” pungkasnya. (HRJ/HMS/AB)
No comments:
Post a Comment