Polisi Bantu Bangun Rumah Nenek Rokaya - Warta Jember

Breaking

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Friday, March 3, 2017

Polisi Bantu Bangun Rumah Nenek Rokaya

20170303_173655

Jember, Wartajember.co.id – Mencuatnya kabar viral di berbagai media tentang nasib memprihatinkan Nenek Rokaya ( 80 Th). Seorang warga yang bertahan hidup sebatang kara di Dusun Krajan Desa Gambirono Kecamatan Bangsalsari, Jember. Lantas kemudian ditindak lanjuti oleh Aparat setempat,  dengan menggalang aksi berbagi rasa, peduli dan empati untuk bersama- sama memberi bantuan perbaikan rumah buat Nenek Rokhaya.
” Usai apel tadi pagi tadi, Kami bersama- sama bergerak menuju rumah Mbah Rokhaya untuk membongkar total rumahnya dan akan dibangun rumah layak huni ” Kata Kapolsek Bangsalsari AKP. Tulus Dwi Sutarta, Jumat Sore (03/03)

” Beberapa hari lalu Kami sudah menyambanginya dan banyak mendengar keluhan Mbah Rokhaya. Sepulangnya dari sana, Kami langsung menemui Camat Bangsalsari dan Danramil. Bak gayung bersambut semua saling mendukung ” Imbuhnya.
Kapolsek Bangsalsari menjelaskan guna mempermudah proses perbaikan rumah. Untuk sementara Mbah Rokhaya di pindahkan oleh Dinas Sosial Pemkab Jember dan Pihak Kecamatan ke Dinsos Panti Wreda di Desa Kasian Kecamatan Puger.

Pihaknya juga mendorong Pemerintah Desa Gambirono turut membantu suplai kekurangan bahan material bangunan. Demikian pula Kendaraan Dinas Patroli Polsek Bangsalsari juga akan diperbantukan memuat  kebutuhan material. Akhirnya, semua pihak saling bahu membahu menemukan solusi perbaikan rumah layak huni bagi Mbah Rokhaya.
Inilah wujud mengemban AMANAH tugas sebagai Abdi Bhayangkara. Di implementasikan dalam bentuk aksi nyata aparat yang PROAKTIF dengan saling memberikan dukungan dan memperkuat jalinan kerjasama dengan mengandeng Unsur Muspika, Unsur 3 Pilar ( Kepala Desa, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas ), Instansi Terkait maupun warga, agar sama- sama bergerak membantu gotong royong membangun kembali rumah Nenek Rokhaya.

Senjata lunak Aparat adalah cara HUMANIS yang dapat memantik rasa peduli demi membangun ” Paguyuban Kebangsaan ” semangat SATU ATAP- SATU RASA dan SATU ASA sebagai upaya pendampingan revitalisasi kearifan lokal budaya saling tolong menolong di dalam bingkai Bhineka Tunggal Ika. (HRJ/AB/HMS)

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here