BANYUWANGI, Wartajember.co.id – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi bersama Jawa Pos Radar Banyuwangi menggelar workshop video kreatif “Inilah Desaku”. Workshop yang menjadi bagian dari penyelenggaraan kompetisi video kreatif jilid 2 ini diikuti oleh perwakilan desa seluruh kecamatan di Banyuwangi yang berlangsung di aula Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Selasa (28/2).
Kompetisi video kreatif “inilah desaku” merupakan ajang lomba video yang memamerkan potensi desa-desa di Banyuwangi. Pada tahun 2016 lalu, kompetisi video kreatif ini dimenangkan oleh Desa Tamansari, Kecamatan Licin dengan video berjudul Tamansari Home of Adventorous.
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengatakan even lomba video kreatif yang menampilkan berbagai potensi desa menjadi alat efektif untuk mempromosikan pariwisata daerah berbasis keungulan desa. “Kami ingin pariwisata desa semakin maju, video kreatif akan menjadi cara yang ampuh karena jangkauannya hingga ke dunia global,” kata Anas.
Anas menambahkan even seperti ini visa mendorong munculnya digital kreatif. Selain itu, video kreatif bisa menjadi media yang efektif untuk menyalurkan ide-ide kreatif warga Banyuwangi.
“Melalui even ini bisa melatih desa-desa, kelurahan, dan para pemuda Banyuwangi untuk membuat film potensi desa dan kelurahan. Sehingga ke depan pemasaran wisata, produk, maupun potensi lain bisa dilakukan langsung oleh desa atau kelurahan,” ujarnya.
Ditambahkan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat (DPM) Zen Kostolani workshop video kreatif “Inilah Desaku” digelar untuk memberikan bekal pengetahuan seputar pembuatan video bagi pemuda dan perangkat desa. Seperti tema yang bisa diangkat dalam pembuatan video.
“Pada workshop ini peserta diberikan berbagai alternatif pilihan tema yang bisa diangkat bisa berupa potensi kekayaan alam, industri kecil dan menengah (IKM) atau usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), kekayaan adat, seni-tradisi, dan lain sebagainya. Peserta juga diberi pengatahuan seputar teknik pengambilan gambar ” katanya.
Zen menambahkan, usai workshop rangkaian kompetisi video kreatif selanjutnya adalah proses pembuatan video pada 1Maret hingga 8 Juli, pengumpulan video 10-12 Juli, penilaian video oleh juri 13-15.
“Selanjutnya video terbaik akan diupload di Youtube pada 17-26 Juli untuk menjaring video yang paling banyak ditonton oleh netizen. Selanjutnya awarding dilaksanakan pada 28 Juli,” ujarnya. (Reporter : Maskuri/AB/HMS)
No comments:
Post a Comment