
Jember, Wartajember.co.id - Melihat kehadiran sosok Polisi ke rumahnya, nenek
ini teringat anaknya. Setiap hari Nenek Surni (72 tahun), alamat Dsn. Karang
Asem Desa Glagahwero Kec. Panti Kabupaten Jember menjalani hari harinya dengan
sisa sisa tenaga yang ada, Ia hanya mampu membersihkan rumahnya, memasak hasil
pemberian dari para donutor dan pemberian dari tetangganya.
Nenek Jumali sebenarnya mempunyai anak dari hasil
pernikahannya dengan suaminya yang telah meninggal beberapa tahun yang
lalu.Kabarnya anaknya pergi meninggalkan nenek tersebut dengan bekerja ke luar
jawa. Sangat disayangkan di sisa umurnya ini, anaknya justru meninggalkan
ibunya sendiri dan tidak pernah datang menjenguk ibunya sama sekali.
Anggota Bhabinkamtibmas yang datang kerumahnya, membuat
Nenek Jumali mengira polisi muda tersebut adalah anaknya yang lama tidak
kunjung pulang.
Lantaran nenek Surni yang tidak mungkin untuk bekerja lagi
karena usianya yang lebih dari setengah abad itu hanya menggantungkan hidupnya
dari belas kasihan orang lain.
Ditengah itu hadirlah seorang Bhabinkamtibmas Desa
Glagahwero yang terketuk pintu hatinya untuk membantu dan memberi sebagian dari
rejeki yang telah di dapatnya selamat bekerja.
Disisa umurnya ini nenek Surni masih berharap dan berdoa
agar dirinya bertemu dengan Anak Semata wayangnya sebelum nenek Jumali
mengakhiri hidupnya. Nenek Surni tidak berharap banyak, menurutnya kebahagiaan
itu muncul hanya dari keluarga.
Nenek Jumali juga sempat mengatakan secara terbata bata
kepada Bhabinkamtibmas Ds. Glagahweroh “Segghut dapa kabengkoh mbah yah le, Pak
Polisi engko’ angghep ana’ engko’ dibhik” *Red : Sering datang kerumah nenek ya
le, Pak Polisi sudah saya anggap anak saya sendiri* ucap nenek Jumali dari
bibir yang bergemataran tersebut.(HMS/AB)
No comments:
Post a Comment