Jember, Wartajember.co.id - Meski harus menghadapi tantangan cuaca buruk akibat curah hujan yang mengguyur sebagian besar Wilayah Kabupaten Jember. Mobil dinas pucuk Pimpinan Kepolisian Resort Jember terus melaju menuju Desa Kesilir Kecamatan Wuluhan Kabupaten Jember. Kedatangan Mantan Koorspripim Kapolri ini untuk meninjau langsung tambang liar di Gunung Manggar, Senin Siang (23/01/2017)
Sebelum bergerak Ke lokasi Kapolres Jember AKBP. Kusworo Wibowo, SH, SIK, MH menyempatkan diri untuk melakukan sambang desa di Kantor Desa Kesilir. Bertepatan dengan digelarnya Acara Musrenbang Desa, Kapolres di berikan kesempatan waktu untuk memberikan pengarahan kepada para perangkat desa, pejabat Ketua RT / RW maupun sejumlah Tokoh agama berikut Tokoh masyarakat setempat
” Kami berharap agar Kita sama sama membantu mengarahkan masyarakat untuk menjaga kelestarian alam di Gunung Manggar. Karena, selain membahayakan keselamatan Warga, galian- galian tambang akan merusak struktur tanah yang dapat berdampak pada kerusakan ekosistem alam dan menyebabkan tanah Longsor” Tutur Kapolres
Setelah menggelar Pertemuan ini, Kapolres didampingi Muspika Wuluhan, Kepala Polhut dan sejumlah Perwira Polres Jember bergerak menuju kawasan Gunung Manggar. Sementara itu kegiatan ini, Polres Jember juga menerjunkan kekuatan Personil gabungan yang terdiri dari 1 SST Satuan Sabhara, 8 Personil Polsek Wuluan, dan 1 SST Polhut.
Perjalanan menuju lokasi Tambang liar, dari Desa Kesilir ditempuh sejauh 2 Km. Kapolres dan Tim Gabungan mesti transit di Dusun Demangan Desa Kesilir.
Karena kondisi medan yang berat dengan jalanan yang melewati bantaran sungai dan berada di wilayah sekitar di persawanan/perkebunan. Rombongan terpaksa harus berjalan menggunakan Motor Trail. Jalan yang berliku, sempit, licin dan penuh genangan air, akibat guyuran hujan yang tinggi siang itu, namun tak menyurutkan langkah Kapolres untuk tetap memimpin pergerakan pasukan mendekat Ke Kawasan Gunung Manggar.
Sesampai di persinggahan, Aparat Gabungan memarkir bermotor trail. Tampak sekali semangat tak kenal lelah ditunjukkan Kapolres dan rombongan. Mereka harus menempuh jarak sekitar 1, 5 Km dengan berjalan kaki untuk naik menyisir 3 (tiga) titik lokasi Tambang Liar.
“Kita akan ambil langkah- Langkah konsisten untuk melakukan Penutupan aktifitas tambang. Nanti setiap seminggu Tim Gabungan akan melaksanakan Operasi penertiban tambang liar dengan turun Ke lokasi untuk menutup akses aktifitas galian tambang. Seperti menutup lubang dan mengangkut Gubuk atau tenda- tendanya ” Ujar Kapolres saat memberikan petunjuk dan arahan konsolidasi
“Kita akan melakukan penguatan pengawasan dengan menempatkan Personil di lokasi. Dan melakukan penindakan bila diketahui benar- Benar terjadi penambangan hasil bumi yang dapat di jerat sesuai Undang Undang Minerba” tandasnya ( Reporter : Lum/AB/HMJ)
No comments:
Post a Comment