BANYUWANGI, Wartajember.co.id - Pariwisata telah mampu mengubah mindset masyarakat. Seperti yang terjadi di sepanjang pantai utara Banyuwangi. Dulu, para nelayan menangkap ikan dengan cara mengebom, kini mindset itu berubah. Nelayan bahu membahu menjaga pantai dan terumbu karang untuk dijadikan destinasi wisata.
Salah satunya di Grand Watu Dodol Banyuwangi. Tempat itu kini menjadi salah satu destinasi wisata Banyuwangi. Masyarakat yang dulunya mengais rezeki dengan mengebom ikan, kini beralih menjadi pemandu wisata, menyewakan ban dan perahu karet, membuka warung, dan aktifitas wisata lainnya.
"Dulu di tempat ini, masyarakat mengebom ikan. Tapi kini pola pikir itu berubah. Dengan pariwisata, kini masyarakat sadar dan menjaga pantai," kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, saat menghadiri Pemberdayaan dan Pembersihan Kampung Nelayan, yang digelar PT Pertamina (Persero) bersama Pemkab Banyuwangi, Sabtu (10/12). Karena itu, perubahan mindset itu harus dijaga.
Anas bersama Wakil Direktur Utama Pertamina Ahmad Bambang, Asisten Deputi Pengembangan Destinasi Wisata Alam & Buatan Kementerian Pariwisata Azwir Malaon, berbaur bersama sekitar 500 orang relawan yang terdiri dari pekerja Pertamina, SKPD, warga, pelajar, dan kelompok nelayan bersih-bersih pantai di Pantai Grand Watu Dodol.
Wakil Direktur Utama Pertamina Ahmad Bambang mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk menggugah kesadaran masyarakat untuk lebih peduli akan kelestarian lingkungan pesisir pantai, khususnya dengan menjaga kebersihannya. Ini menjadi bukti komitmen Pertamina pada peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan di sekitar pesisir melalui program Corporate Sosial Responsibility (CSR) maupun Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL).
“Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor energi dengan sebagian wilayah operasinya bersentuhan dengan pantai, Pertamina merasa ikut bertanggung jawab terhadap upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat nelayan yang berada di sekitar wilayah operasi perusahaan. Untuk itu, tidak hanya bersih-bersih pantai tetapi kami juga melakukan beberapa program kegiatan CSR dan PKBL di Banyuwangi,” kata Ahmad Bambang.
Selain pembersihan pantai, program yang dilaksanakan di Banyuwangi antara lain pemberian bantuan CSR Pertamina berupa layanan kesehatan dan pengobatan gratis untuk 500 orang warga, santunan kepada 59 anak yatim, sesuai dengan ulang tahun Pertamina ke-59. Juga diberikan bantuan peralatan kebersihan kepada warga, bantuan pengecatan plengsengan sungai (Banyuwangi Berwarna). Selain itu, Pertamina didukung peserta aksi bersih-bersih pantai juga melakukan aksi lepas tukik dan konservasi penyu.
Banyuwangi adalah salah satu dari lima lokasi pelaksanaan program secara serentak, yaitu Pantai Kampung Bugis, Tanjung Uban, Kepulauan Riau, Pantai Mutiara Hijau, Karangsong, Balongan, Jawa Barat, Pantai Teluk Penyu, Cilacap, Jawa Tengah, dan Pantai Kampung Atas Air, Balikpapan, Kalimantan Timur. (Reporter : Maskuri / AB / Humas )
No comments:
Post a Comment