JEMBER, Wartajember.co.id – Ratusan barisan serba guna atau Banser Jember mendatangi kantor pemkab Jember.Banser menuntut bupati untuk membubarkan organisasi Hitzbut Tahrir Indonesia atau HTI . Banser menilai gerakan HTI menyesatkan dan mengancam kedaulatan NKRI .Sempat terjadi debat antara bupati dengan ketua Ansor Jember saat perwakilan Banser diterima dialog dengan Bupati Jember.
Beginilah suasana di depan kantor pemkab Jember , dengan membawa spanduk , massa Banser berorasi terkait pembubaran organisasi HTI Jember yang dinilai menyesatkan dan mengancam kedaulatan negara . Susai orasi , perwakilan Banser di undang masuk kedalam pemkab oleh Bupati Faida , untuk melakukan dialog .
Sempat terjadi debat antara Bupati Faida dengan Ketua gp Ansor Jember , Ayub Junaidi ,dalam dialog tersebut.Ayub Junaidi selaku menuntut agar Bupati melarang seluruh bentuk kegiatan ormas yang tidak mengakui Pancasila dan NKRI .
Namun Bupati Jember Faida ,menolak meski dirinya sepakat dan komitmen tentang menjaga kedaulatan NKRI dan Pancasila . Bupati Faida,bersikukuh wewenang melarang bahkan membubarkan Ormas bukan kewenangannya , karena HTI telah memiliki legalitas dari kemenkumham .Faida kemudian menyarankan GP Ansor dan Banser mengajukan tuntutan tersebut kepada kemenkumham , karena sudah kewenangan pemerintah pusat .
Mendengar jawaban tersebut , suasana dialog semakin memanas , ayub lalu menuduh bupati Jember faida melindungi HTI di Jember. sambil membeberkan sejumlah bukti foto , dan tidak memenuhi titik temu , dialog di akhiri , dan perwakilan Banser dan Ansor memilih langsung meninggalkan tempat. dan memilih melanjutkan aksinya ke DPRD Jember .
Di DPRD Jember , perwakilan GP Ansor dan Banser langsung di terima oleh ketua dprd dan jajaran ketua fraksi , menanggapi hal tersebut pihak dprd secepatnya akan memanggil bupati Jember , untuk berkoordinasi menentukan sikap , tentang polemik Ormas Hitzbut Tahrir Indonesia ini . ( Tim Liputan / AB )
No comments:
Post a Comment