BANYUWANGI, Warta Jember – Sebanyak 76 orang selamat dan 4 masih hilang dalam tenggelamnya Kapal Rafelia II di Selat Bali sekitar 1 km dari Dermaga LCM Ketapang.Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas meminta Komite Nasional Keselamatan Transportasi KNKT segera menyelidiki penyebab musibah tersebut
Kejadian tenggelamnya kapal Rafelia 2 yang tenggelam jumat siang kemarin menjadi perhatian orang nomor satu di Banyuwangi.
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang saat itu mendatangi lokasi kejadian dan bertemu dengan keluarga korban yang ikut tenggelam.
Dalam hal tersebut,Bupati Banyuwangi meminta Komite Nasional Keselamatan Transportasi KNKT segera menyelidiki penyebab musibah tersebut.
Terkait dengan penyelidikan,dirinya meminta pihak KNKT segera turun ke lapangan,dan hasilnya akan jadikan evaluasi agar tidak terjadi lagi kecelakaan laut di Selat Bali.
Menurutnya,karakteristik Selat Bali berbeda dengan perairan yang lain,sehingga sangat penting untuk meningkatkan keselamatan transportasi di Selat Bali.Selain itu,Anas juga berharap kepada Otoritas pelabuhan untuk memperhatikan kondisi setiap kapal.
Otoritas pelabuhan diharapkan bisa memperketat kebaikan kapal dan beban tonase kendaraan yang akan diangkut,tak hanya itu,jembatan timbang harus mengawasi kendaraan yang menyeberang.
sementara,terkait manifes yang simpang siur lantaran tidak terdata dengan baik,Anas juga meminta harus dievaluasi.Sebab saat ini ASDP dan Syahbandar masih hanya menghitung kendaraan dan tidak menghitung penumpang.
Namun beruntung pihak Kepolisian dan Tni melakukan pendataan dari hasil wawancara korban selamat,pola manifest kapal harus diperbaiki.
Anas meminta kepada semua pihak turut membantu melakukan pencarian terhadap beberapa penumpang dan ABK yang masih hilang.Iapun meminta bantuan terhadap stakeholder terkait untuk melakukan pencarian,dan juga minta masyarakat dalam hal ini nelayan sekitar untuk membantu dalam proses pencarian.( Tim Liputan )
No comments:
Post a Comment