Jember, WartaJember– Pemerintah Kabupaten Jember menegaskan kembali komitmennya menjaga kesejahteraan rakyat melalui rangkaian program strategis. Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, dalam agenda Proguse Update yang digelar di kawasan Rembangan, Kecamatan Arjasa, Jumat malam (29/8/2025), bertepatan dengan program Bunga Desaku.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Fawait menegaskan bahwa arah kebijakan Pemkab Jember berfokus pada perlindungan sosial, peningkatan pelayanan dasar, serta pemulihan dan penguatan ekonomi. Salah satu langkah nyata yang segera direalisasikan adalah Gerakan Pangan Murah, yang akan berlangsung serentak di seluruh kecamatan pada Sabtu (30/8/2025).
“Walaupun kondisi saat ini masih baik, sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, kita harus memastikan harga-harga kebutuhan pokok tetap terjaga dan rakyat terlindungi. Untuk itu, Pemkab Jember melaksanakan Gerakan Pangan Murah di setiap kecamatan secara serentak,” ujar Gus Bupati.
Selain pangan murah, sejumlah program strategis lain juga diumumkan. Di antaranya, perlindungan 40.300 petani tembakau melalui BPJS Ketenagakerjaan dan penyusunan Perda Tembakau, penyaluran insentif bagi 22.000 guru ngaji mulai 10 September 2025, layanan kesehatan gratis seperti operasi bibir sumbing, bantuan kaki palsu pada 5–7 September 2025, serta program KB steril pada 13 September 2025.
Tak hanya itu, Gus Fawait juga memastikan bahwa 5.000 pengemudi ojek online akan dijamin kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan pada 2026. Dari sisi kebudayaan, Pemkab Jember akan menggelar Festival Budaya Hyang Argopuro pada 12–14 September 2025 di Kecamatan Arjasa. Sementara dari sektor transportasi, penerbangan reguler Jember–Jakarta akan resmi beroperasi mulai 10 September 2025.
Jember juga meraih penghargaan Stand Terbaik dalam Festival Dewi Cemara 2025, yang disebut Bupati sebagai bukti bahwa daerahnya mampu bersaing dalam inovasi daerah.
Bupati menambahkan bahwa Proguse Update akan digelar rutin sebagai bentuk akuntabilitas pemerintah kepada rakyat. “Program ini tidak ditentukan harus setiap minggu atau setiap bulan, tetapi setiap ada perkembangan yang penting, kami akan melaporkannya. Ini bagian dari upaya menjalin komunikasi yang intens dengan masyarakat Jember,” jelasnya.
Dengan beragam langkah strategis tersebut, Pemkab Jember berharap masyarakat dapat merasakan langsung kehadiran pemerintah, sekaligus memperkuat pondasi menuju Jember Baru dan Jember Maju. (ADV)
No comments:
Post a Comment