Bondowoso, Wartajember.co.id - Memasuki hari keempat, antusias warga penderita katarak yang mendapatkan operasi gratis sangatlah luar biasa. Sebanyak 200 orang penderita dan 500 di diantaranya merupakan anak-anak sekolah dasar dari SD Negeri Dabasah 1 Bondowoso dan SD Katolik Indra Prasta mendapatkan pemeriksaan gratis,
Tak hanya pemeriksaan dan operasi gratis, Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur, bekerja sama Lembaga sosial dari LP2SM (Lembaga Pemberdayaan dan Pengembangan Sosial Masyarakat), Pemerintah Bondowoso, John Fawcett Foundation (JFF) Ausralia serta Relawan Education Releable, juga memberikan kacamata dan protesa mata secara gratis kepada warga miskin.
Ketua LP2SM Bondowoso, Untung Sutrisno, menjelaskan kegiatan pemeriksaan mata dan operasi katarak ini berlangsung selama empat hari terhitung mulai Jum’at (17/11). Setiap harinya akan ada sekitar 750 orang yang turut serta dalam baksos ini.
Ia memaparkan program sosial ini merupakan upaya untuk membantu pemerintah dalam memberikan pelayanan dasar, yakni kesehatan kepada masyarakat. Utamanya, warga yang berasal dari keluarga kurang mampu, termasuk yang kurang mendapat akses untuk menerima layanan kesehatan. ”Relawan menjaring sesuai kriteria masyarakat yang butuh untuk kita datangkan ke layanan baksos ini. Kriterianya seperti warga miskin, tidak punya jaminan kesehatan semacam asuransi kesehatan,” ujarnya. Senin (20/11)
Sementara itu, Misyono Kepala Desa Gentong yang saat itu mengantarkan salah satu Warganya untuk menjalani operasi katarak menyampaikan apresiasi yang besar akan bakti sosial operasi katarak ini. Terlebih baksos ini juga turut mendukung program kesehatan yang sejatinya merupakan tugas dari Pemerintah. ” Inilah merupakan bentuk kebersamaan dan harmoni yang indah di mana kita dapat berbagi tanpa melihat asal usul, suku, RAS, agama dan segala macam.dan hanya atas dasar panggilan nurani kemanusiansehingga Kita mampu membantu sesama. ( Reporter : Bambang Suyitno / AB )
No comments:
Post a Comment