Jember. Wartajember.co.id - Desa
Jambesari Kecamatan Sumberbaru yang menjadi lokasi kejadian bencana alam tanah longsor dapat
dikatakan sebagai segitiga perbatasan karena desa tersebut berada di wilayah
Kecamatan Sumberbaru Kabupaten Jember, tetapi berbatasan langsung dengan
Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Probolinggo.
Letak desa yang berada di tengah perkebunan mengakibatkan sulitnya daya
jangkau, dengan jalan tanjakan, berkelok dan makadam serta cuaca yang kurang
menguntungkan saat ini membuat TNI dari Kodim 0824, BPBD, para relawan serta
masyarakat menggali timbunan menggunakan peralatan sederhana untuk menemukan
korban yang tertimbun longsor.
Upaya tanggap darurat tersebut langsung dibawa Komandan Kodim
0824 Letkol Inf Rudianto yang sejak pagi tadi Selasa( 17/10/2017) hingga saat sekarang ini masih berkutat lumpur di lokasi kejadian.
Hingga pukul 11.30 Wib alat berat sebagai pedukung pencarian korban baru
sampai dilokasi bencana alam yang
langsung diarahkan ke titik lokasi tertimbunnya korban, guna mendukung
pencarian.
Hingga berita ini diturunkan dengan upaya maksimal yang sudah dilakukan
keberadaan korban masih belum diketemukan, namun demikian TNI dan masyarakat
tetap semangat menggali dengan alat sederhana yaitu sekop dan cangkul.
Dalam keterangannya Komandan Kodim 0824 Jember menyatakan bahwa begitu kita datang bersama BPBD Kab Jember, kita amankan korban selamat serta
masyarakat yang kemungkinan rawan terkena dampak selanjutnya ke tempat yang
lebih aman.
Kemudian kita TNI, BPBD dan relawan serta masyarakat fokus pada
pencarian korban yang tertimbun longsor ini, sambil menunggu peralatan berat
yang didatangkan oleh BPBD Jember yang saat ini sudah datang. ( AB )
No comments:
Post a Comment