Bupati Jember Faida Pastikan Anak Yatim Piatu Terlayani - Warta Jember

Breaking

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Saturday, October 14, 2017

Bupati Jember Faida Pastikan Anak Yatim Piatu Terlayani



Jember,Wartajember.co.id -  Badan Amil Zakat nasional (Baznas) Kabupapaten Jember Jumat malam(13/10/2017 ) punya gawe yaitu program santunan 1000 anak yatim piatu bertempat di Pendopo Wahyawibawagraha.

Dalam sambutannya di hadapan ribuan anak yatim dan orang tua maupun wali yang mengantar, Bupati Faida berharap, anak yatim di Jember mendapat layanan dari pemerintah daerah dengan baik, mulai dari pendidikan, kesehatan hingga kepengurusan data kependudukan.

“Masalah anak yatim piatu ini banyak, bagaimana kita mengecek apakah mereka ini ada masalah biaya sekolahnya, apakah ada keluarganya yang sudah lansia, atau apakah ada anggota keluargannya yang sakit? Semua itu harus menjadi tanggung jawab kita bersama untuk membantu,” ujarnya.

Faida berkata, dari ribuan anak yatim piatu yang diundang, ada sekitar 100 anak yang diketahui belum memiliki akte kelahiran. Pihak Pemkab Jember akan bekerja sama dengan para camat, kepala desa, RT/RW untuk didata lebih dahulu.

“Untuk dibantu pengurusan akte kelahirannya, karena kartu adminduk itu juga penting bagi mereka,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Faida juga membuatkan rekening tabungan Bank Jatim, yang diserahkan langsung untuk 1.000 anak yatim piatu yang hadir dalam kegiatan tersebut. Tujuannya supaya mempermudah menyalurkan bantuan, dan pemerintah bisa memonitor setiap bulannya.

Ia berharap, pemberian santunan ini menjadi langkah awal dan ke depan menjadi inspirasi sehingga dapat diikuti oleh lembaga atau instansi lain, khususnya yang berada di Kabupaten Jember.

“Karena saya ingin di Jember ini data seluruh anak yatim piatu dimiliki Pemkab Jember. Itu semua tanggung jawab pemerintah agar jangan sampai mereka putus sekolah. Semoga dengan bantuan dari masyarakat Jember tidak ada lagi anak yatim piatu yang sampai terlantar dalam kehidupannya. Itu kewajiban kita bersama untuk membantu,” jelas Faida.

Acara santunan 1.000 anak yatim ini diselenggarakan atas kerjasama Baznas Jember dan Bupati Jember. Baznas adalah lembaga yang memiliki fungsi mengumpulkan dan menyalurkan zakat, infaq dan sedekah dari ummat Islam. Lembagai ini juga telah memiliki legitimasi yang diatur dalam Undang-Undang dan Peraturan Pemerintah. 

“Dalam Islam urusan mendustakan agama adalah orang yang menghardik anak yatim dan tidak mendorong memberi makan orang miskin [QS: Al Ma’un). Artinya agama bukan hanya sebatas kita sudah menghadap diri ke barat [kiblat], ruku’, sujud dan mengucapkan kalimah kalimah suci saja,” terang Ketua Baznas Jember, KH Misbahussalam. 

Bukan hanya itu, Kiai Misbah melanjutkan, agama juga menggariskan bahwa belum dihitung manusia sebagai orang berbuat baik hingga menginfaqkan sebagian dari apa yang dicintai.

Kenapa anak yatim harus disantuni, tidak boleh dihardik, dibentak tapi harus di sayangi?

“Karena Islam mengajarkan konsep yang luar biasa dalam memikul tanggung jawab kemaslahatan ummat, yaitu konsep Islam tentang persaudaraan sejati. Tidaklah termasuk orang beriman diantara kamu hingga mengasihi saudaranya sebagaimana mengasihi dirinya sendiril,” terangnya. 

Santunan 1000 anak yatim ini tidak hanya sekedar acara seremonial semata, tapi juga berlanjut dengan memikirkan kesejahteraan dan keberlangsungan pendidikan anak yatim tersebut, minimal sampai tingkat SLTA. Termasuk sudah dilakukan oleh Dispendukcapil tentang akte kelahirannya. ( Reporter ; Lumlawalata/HMS/AB )

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here