Jember.Wartajember.co.id - Komunikasi Sosial
Kreatif (Komsos Kreatif) merupakan salah satu methode program pembinaan
teritorial dalam rangka menggali dan memberdayakan kreatifitas masyarakat serta
kreatifitas berkomunikasi sosial itu sendiri, utamanya terhadap generasi bangsa
di daerah sekaligus sebagai media melestarikan budaya sebagai bagian dari
kekayaan nasional dan bagian dari potensi pertahanan negara.
Seperti yang telah
dilakukan oleh Kodim 0824 Jember yang menggelar Lomba Tari dan Puisi Perjuangan
antar SMA/SMK di Kabupaten Jember pada Rabu 23/08/2017 Pukul 07,00 Wib sampai
dengan selesai, pembukaan dilakukan Oleh Kepala Staf Kodim 0824 (Kasdim 0824)
Mayor Inf Robertus Ardha. Dalam lomba
tersebut memang tidak semua sekolah dapat mengikuti karena keterbatasan
anggaran sekolah serta tidak adanya penari atau pembaca puisi di sekolah
tersebut.
Bertindak sebagai
juri pada lomba tari diantarannya Wiwik Prastiwi, S.SN, Sri Laksmitawati W.W,
SE, Cornelis Bagus N Samuel, M.Th dari komunitas tari yang rata-rata tergabung
dalam Dewan Kesenian Jember. Sedang juri lomba baca puisi diantaranya
Dr. Ikhwan Setiawan, M.A, Dr Eko Suwargono, M.Hum dan Iwan Kusuma.
Pemenang untuk Lomba Tari diantaranya Juara I
SMA Bima Ambulu, Juara II SMAN 1 Jember dan Juara III dari SMA Pancasila
Ambulu, sedangkan untuk Lomba Baca Puisi Juara I SMAN Kalisat, Juara II SMAN 5
Jember, dan Juara III SMKN 1 Jember.
Dalam wawancara dengan sejumlah media, Dr Eko Suwargono, M.Hum menanggapi diadakannya lomba tari dan lomba puisi dalam
rangka komsos kreatif Kodim 0824 ini sangat positif sekali dalam rangka memberikan referensi, membuka peluang
kepada pelaku-pelaku seni untuk bangkit dan berkreasi kembali.
Komandan Kodim 0824
Jember Letkol Inf Rudianto yang tidak
bisa hadir pada kegiatan tersebut dalam penjelasannya menyampaikan permohonan
maaf karena sedang melaksanakan dinas ke Jakarta.
Pada kesempatan ini
saya ucapkan selamat kepada para pemenang, dan kepada yang belum berhasil
diharapkan untuk tetap semangat latihan, karena pepatah mengatakan bahwa
kegagalan adalah keberhasilan yang tertunda, untuk itu tetap semangat demi
kelestarian budaya Bangsa Indonesia,tegas Letkol Inf Rudianto ( AB )
No comments:
Post a Comment