Miripnya Taman Nasional Baluran Dengan Daratan Afrika - Warta Jember

Breaking

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Sunday, May 14, 2017

Miripnya Taman Nasional Baluran Dengan Daratan Afrika



Situbondo, Wartajember.co.id - Taman Nasional Baluran atau juga lebih di kenal dengan julukannya, Africa Van Java adalah kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem asli, dikelola dengan sistem zonasi yang dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, pariwisata dan rekreasi
Ada banyak destinasi alam yang bisa dikunjungi wisatawan. Dari luasnya padang Savana Bekol, sampai lebatnya hutan hijau Evergreen Forest, hingga keindahan bawah laut di Bama. Dan juga ada beberapa destinasi lain seperti Gua Jepang, Curah Tangis, Sumur Tua, Manting, Dermaga, Kramat, Kajang, Balanan, Lempuyang, Talpat, Kacip, Bilik, Sejileh, Teluk Air Tawar, Batu Numpuk, Pandean atau Candi Bang.

Terdapat juga berbagai satwa lindung seperti Banteng, Macan tutul, Anjing hutan, Kijang, Rusa, Burung merak, Sapi, Kerbau, beragam jenis burung dan satwa unik lainnya. Adanya hewan hewan yang berkeliaran di padang rumput Savana menjadikan suasananya mirip seperti di Afrika. Taman Nasional Baluran atau yang disebut juga dengan nama Savana Bekol adalah salah satu Savana yang dimiliki Indonesia.  Dan daerah lain yang juga memiliki Savana adalah Nusa Tenggara Timur.
Beberapa Tumbuhan yang tumbuh di kawasan Taman Nasional Baluran tergolong cukup unik, yaitu mampu bertahan dengan kehijauannya meskipun tanahnya sangat kering. Jenis jenis tumbuhan yang dapat di jumpai di taman Baluran antara lain Widoro buko, Mimba, dan Pilang. Tumbuhan tumbuhan jenis tersebut mampu tumbuh bahkan ditempat yang gersang sekalipun.

Kawasan Taman Nasional Baluran mempunyai iklim yang masih normal, yaitu berkisar antara 27ºC – 30º C. Sedangkan untuk tingkat kelembapan udaranya mencapai 77%. Besarnya tingkat Kelembaban udara tersebut di pengaruhi oleh hembusan angin tenggara. Di pusat lokasi wisata Taman Nasional Baluran juga telah disediakan tempat khusus bagi mereka yang ingin Camping. Di area camping terdapat fasilitas kamar mandi dan meskipun tempatnya gersang, untuk mendapatkan air bersih tidaklah sulit.


Meskipun lokasi Taman Nasional Baluran berada di pelosok, wisatawan yang berkunjung tidak pernah sepi. Rata rata 100 wisatawan datang setiap harinya. Jumlah tersebut umumnya meningkat ketika hari libur. Wisatawan diperbolehkan melintas di tengah padang savana ini untuk melihat berbagai aneka satwa yang ada dan menikmati indahnya pemandangan dari berbagai penjuru. Akses jalan yang melintas di tengah padang savana ini berujung di sebuah Pantai yang bernama Pantai Bama.( HMS/AB)

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here