JEMBER, Warta jember – Jember Fashion Carnaval JFC 2026 tidak lagi sekadar ajang fesyen. Pemkab Jember menjadikannya mesin penggerak ekonomi dan pariwisata yang ditarget menembus pasar global.
Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait atau Gus Fawait menegaskan hal itu dalam acara Pro Guse di SMPN 1 Jember, Jumat 17/7/2026. Menurutnya, JFC adalah acara terbesar kedua di dunia setelah karnaval di Rio de Janeiro, Brasil.
“Ini kita garap serius. Kita promosikan habis-habisan di media sosial agar pelaksanaannya lebih semarak dari tahun-tahun sebelumnya,” ujar Gus Fawait. Ia menargetkan jutaan pasang mata dari seluruh dunia menyaksikan keajaiban dari Kota Tembakau.
JFC 2026 akan digelar 24-26 Juli dengan mengusung tema HEAL: Humanity, Earth, and Life. Ratusan penampil akan tampil di street runway sepanjang 3,6 km dengan narasi dramatis tentang bumi. Teknologi Immersive Unified Screen, layar LED raksasa, juga dihadirkan untuk pengalaman sinematik.
Tahun lalu JFC menarik lebih dari 1 juta pengunjung, termasuk wisatawan dari Jepang, Singapura, hingga Australia. Dengan konsep baru ini, Pemkab berharap perputaran ekonomi UMKM, hotel, dan transportasi di Jember ikut terdongkrak. ( 🆎 )

No comments:
Post a Comment