Warta Jember, Nias Selatan -Masyarakat kecamatan Gomo sangat kecewa dengan sikap pemerintah Nias Selatan atasi banjir yg memakan jalan umum umum hingga putus tidak bisa di lewati oleh kendaraan apapun.
Peristiwa ini terjadi pada hari Minggu tanggal 15 Oktober 2023.
Di wilayah desa Hiliana,a kecamatan Gomo kabupaten Nias Selatan Sumatera Utara.
Masyarakat desa Hiliana,a Gomo dan kecamatan BORONADU yg 10 desa sangat sedih karena jalan terancam hancur hingga saat ini tak di lewati oleh kendaraan bermotor dan roda empat.
Menurut informasi dari warga masyarakat sekitar menyatakan kepada awak media.
Jalan ini sudah lama mulai nya longsor hingga hari ini terjadi terjadilah kelonsoran yg sangat parah.
Pada bulan yang lalu satu unit rumah warga masyarakat sekitar.
Telah menungsin di tempat lain karena kandang babi nya telah di hanyut kan oleh banjir.
Sehingga warga masyarakat melaporkan kepada pemerintah desa Hiliana, a Gomo pada saat itu.
Kepala desa Hiliana,a Gomo Yurmin Telaumbanua menyatakan kepada warga nya.
Oke kami sebagai pemerintah desa akan melaporkan kepada pemerintah daerah Nias Selatan.
Pada ahkir bulan Juli 2023 kepala desa menyurati pemerintah terkait dengan adanya laporan masyarakat hingga saat ini, tak ada hasil dan tanggapan dari pemerintah.
Kendala yang dihadapi oleh masyarakat kecamatan BORONADU saat ini hingga terbitnya berita ini.
Terjadilah gelap gulita di wilayah kecamatan BORONADU.
Di sebabkan tiang listrik beserta Trafo listrik hanyut di sungai Gomo yang banjir nya sangat luar biasa.
Dan segala sesuatu kegiatan masyarakat terganggu dengan kondisi jalan yang tidak bisa di lewati.
Menurut masyarakat klu pemerintah daerah kabupaten Nias Selatan.
Tidak secepat nya menanangi pembangunan jalan tersebut akan menjadi hambatan bagi masyarakat.
Termasuk hasil bumi dari kecamatan BORONADU mengalami penurunan.
Dan harga beli masyarakat kecamatan BORONADU khususnya naik.
Baik harga bangunan dan terlebih-lebih harga sembako.
Harapan masyarakat kepada pemerintah daerah Nias Selatan.
Agar secepatnya untuk mengambil kebijakan dan keputusan untuk membangun jalan tersebut.
Hingga masyarakat tidak mengalami perubahan kenaikan harga beli masyarakat dan penurunan harga jual hasil bumi masyarakat.
Harapan warga masyarakat yang telah mengalami penungsinan atau pemindahan tempat tinggal.
Di sekitar lokasi kejadian itu melalui badan penanggulangan bencana alam.
Untuk segera memberikan bantuan seperti sembako dan kebutuhan hidup sehari-hari.
Y.zebua.

No comments:
Post a Comment