Hina Wartawan Heni Wati Sagala di laporkan ke Aparat Penegak Hukum Polres Labuhan Batu. - Warta Jember

Breaking

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Post Top Ad

Responsive Ads Here

Saturday, January 29, 2022

Hina Wartawan Heni Wati Sagala di laporkan ke Aparat Penegak Hukum Polres Labuhan Batu.


Wartajember.co.id -  M.Y. HRP Jurnalis media Online dan media Cetak Bidik Indonesia laporkan Heni Wati Sagala ke Aparat Penegak Hukum (APH) Ke Polres Labuhan Batu, tentang kasus  penghinaan yang di alaminya terjadi pada tanggal 24 Januari 2022 , yang di lakukan Heni wati sagala yang merupakan keluarga kepala dusun IX Silandorung Desa Samporik kecamatan kualuh selatan Kabupaten Labuhanbatu Utara Provinsi Sumatra Utara pada hari jumat.(28/2022).


Pada pukul 15.00 Wib di Polres Labuhanbatu.dengan (No :STTLP/150/I/2022/SPKT RES-LB). Yang di dampingi rekan - rekan jurnalis, Markus parulian Aruwan dari Media Detik Kasus, Daud Rinaldy Rangkuti dari Media Cakrawala Nusantara News, CNTV serta Media Cakrawala Nusantara Online.


Ketika jurnalis menanyakan tentang kejadian penghinaan terhadap dirinya, tepat pada hari jumat di ruangan SPK dengan mengatakan bahwa kejadian penghinaan terjadi saat M.yusup harahap beserta beberapa insan perss lain sedang melakukan peliputan aksi demo warga Dusun IX Silandorung terkait dugaan asusila yang di lakukan Muhammad Riski Matondang di kantor Desa Siamporik,


Heni wati sagala menghina Yusup dengan ucapan " Disini lagi penuh wartawan ketimbang apa, jadi jangan suka-suka ini negara hukum, mau anggar-anggar apa deking, taik kamu semua pelajari hukum, pelajari undang-undang suka-suka kamu aja berbuat. Bukannya tahu hukum bukannya tahu pasal, mau muntah aku nengok kamu semua, mau muntah. Jijik aku nengok kamu semua tau jijik. Kalau berani  kamu ayok apa mau kamu semua. Bukan manusia kau tau kau Yusup binatang kau jijik kali aku sama wartawan. Semua kamu sok-sok tak kenal sama aku, kayak penjilat kamu semua BANGSAT."


Hinaan tersebut di ucapkan Heni wati sagala di saksikan sekira 100 orang. Karena hinaan tersebut Yusup merasa malu dan berusaha menghindar dari hadapan Heni. Langsung pulang.


Yusup berharap agar APH menindak Heni wati sagala sesuai dengan undang-undang dan peraturan yang berlaku. Agar tidak ter ulang kembali kepada insan perss lainnya.


"Saya sangat berharap agar APH menindak tegas Heni, agar tidak terjadi lagi rekan-rekan insan perss lainnya di kemudian hari."K Sitorus.

Pewarta : Karman Sitorus

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad

Responsive Ads Here